Aku berpendapat bahwa tidak masalah menceritakan kisah su’ul khotimah
dari kejadian yang ada dengan dua syarat: 1) Su’ul khotimah tersebut
benar-benar terbukti secara syar’i maupun akal, 2) nama orang atau
ciri-ciri orang tersebut tidak disebutkan.
@dr_abusalah Dr
Muhammad Hisyaam Thaahiri, mendapatkan gelar Doktor dari Fakultas
Akidah Universitas Islam Madinah, Imam dan Khotib di Kementrian Wakaf
Kerajaan Arab Saudi.
Dan janganlah kalian mencela diri kalian sendiri” (QS. Al Hujurat :
11) Allah berfirman, “Diri kalian sendiri” dan bukan mengatakan, “Dan
janganlah kalian cela orang lain”, karena orang-orang beriman itu ibarat
jasad yang satu, siapa yang mencela saudaranya sesama muslim, maka
seakan-akan dia telah mencela dirinya sendiri.



