Kamis, 14 November 2013
Kronologi Kudeta Mursi, diungkapnya
Sabtu, 06 Juli 2013
Moursi, Sang Khalifah itu!
Mana kolam renang yang dahulu katanya diperintahkan istri Presiden untuk dibangun di dalam istana Ittihadiyah? Tidak terbukti. Istri Presiden Moursi memilih hidup biasa, tidak pernah memposisikan sebagai ibu negara yang ikut campur urusan kenegaraan.
Tajammu' Al-Khamis yang selama era Mubarak menjadi camp militer yang menegangkan, hingga jalan raya yang selalu dilewati rezim Mubarak berubah menjadi benteng militer, dimana tak seorang pun boleh mendekati atau berfoto di dekatnya, bahkan sinyal Telpon seluler menjadi kacau. Kini berlaku seperti biasa, karena Moursi lebih memilih tinggal dan menempati flatnya yang ia sewa dengan uang sendiri.
Apakah ada anggota keluarga Presiden yang tinggal menempati istana kepresidenan dan menikmati hidup borju dengan fasilitas istana? Tak satupun ada, keluarga Moursi memilih hidup bersahaja, laksana warga negara biasa lainnya.
Apakah saudara-saudara kandung dan kerabat Moursi ada yang berubah status dari petani yang menempati rumah-rumah sederhana di kampung, apakah ada yang berubah menjadi direktur atau memimpin BUMN/BUMD atau menjadi calo-calo proyek? Tak seorang pun dari saudara Moursi yang menikmati kesempatan itu. Malah putra Moursi ikut melamar pekerjaan di salah satu agency Egypt Air, dengan gaji hanya 1.5 juta rupiah.
Adakah ibu hamil yang melahirkan di kendaraan saat menuju ke rumah sakit atau orang yang meninggal dalam perjalanan ke RS, karena jalan ditutup oleh rombongan presiden Moursi yang mau lewat seperti lumrah terjadi di masa Mubarak? Belum pernah ada laporan dan pengaduan ini. Diyakini, tidak ada. Karena rombongan kepresidenan tidak terlalu banyak dengan Paspampres yang jumlahnya secukupnya.
Ingatkah kalian pada Amru Adib, yang harus menderita bertahun-tahun lamanya, hanya karena ia mengucapkan satu kata yang dirasa menyinggung putra Mubarak, Gamal. Satu tahun penuh ia mengiba hingga menjilat sepatu Shafwat Syarif, menteri penerangan Mubarak untuk melobi Mubarak memaafkannya? Justru Moursi tidak dan enggan menggunakan haknya sebagai Presiden atas caci maki, hinaan, pelecehan kaum sekuler-liberal dan muslim ambigu yang tidak pernah berhenti.
Moursi, satu-satunya Presiden yang memerintahkan untuk tidak memampangkan foto-foto dirinya di seluruh Mesir. Padahal beberapa kalangan, belum jadi apa-apa saja, fotonya sudah dipampang!!
Jika khalifah itu ada, bukankah sifat-sifat yang terbaik mereka adalah seperti itu? Lalu khalifah yang mana lagi yang kita inginkan? Selamanya demokrasi itu mubah. Sebagaimana khilafah adalah mubah. Bisa menjadi haram atau wajib tergantung siapa dan untuk apa!
Jadi, masihkan kita mau tertipu, membiarkan era demokrasi dinikmati orang-orang berpikiran Yahudi-Nasrani yang enggan mengabdi ke masyarakat?
Wallahu A'lam.
Sumber: http://www.islamedia.web.id/2013/05/moursi-sang-khalifah-itu.html
Kamis, 04 Juli 2013
Dosa - dosa Mursi
Mengapa kalangan liberal sangat getol berusaha menjatuhkan Presiden Mesir DR Muhammad
Mursi?
Salah seorang pembaca bersamadakwah mengirimkan tulisan menarik tentang "Dosa-dosa Presiden Mesir DR Muhammad Mursi".
Bisa jadi, opini yang dikirim melalui fanpage
ini benar adanya. Bahwa 'dosa-dosa' inilah yang membuat pemerintahan Mursi
digoyang. Berikut tulisan lengkapnya:
1. Dosa Mursi itu adalah karena dia bisa mengantarkan Mesir dalam setahun
ke arah swasembada pangan. Yang dulu
zaman mubarak gandum hanya boleh diproduksi dalam negeri sebanyak 20 % paling banyak, sekarang sudah melampai 60 %.
Dulu harus mengimpor ke Amerika, sekarang Mursi mengimpor dari negara yang dia inginkan, yang lebih
menguntungkan rakyat. Kondisi ini mampu menghemat belanja negara sampai milyaran dollar pertahun sekaligus meningkatkan perekonomian petani.
2. Dosa Mursi adalah karena mengembangkan terusan Suez menjadi pasar bebas dunia. Yang
dulu di zaman mubarak hanya menghasilkan uang sebanyak 5.6 milyar dollar pertahun, akan
meningkat 100 milyar dollar pertahun.
3. Dosa Mursi adalah menaikkan gaji PNS dan
pensiunan sebanyak 200 % lebih, sementara
harga-harga barang bisa
dipertahankan tidak naik, sehingga PNS jadi lebih makmur.
4. Dosa Mursi adalah membangun pabrik samsung terbesar di Arab di provinsi Bani
Suwef, sehingga harga barang elektronik menjadi murah.
5. Dosa Mursi adalah membuat pabrik mobil sendiri sehingga untuk tahun-tahun ke depan tidak perlu lagi mengimpor mobil.
6. Dosa Mursi adalah membuat pabrik senjata sendiri sehingga tidak perlu lagi mengimpor senjata-senjata rongsokan dari Amerika.
7. Dosa Mursi adalah membuat pabrik innar
(sejenis tablet/ipad), sehingga seluruh rakyat
nanti bisa mencicipi enaknya memakai barang elektronik bermutu dengan harga
terjangkau.
Anak-anak sekolah bisa belajar pakai alat canggih.
8. Dosa Mursi adalah mampu mempertahankan, bahkan menambah cadangan devisa Mesir yang sebelumnya sudah di ambang kebangkrutan.
9. Dosa Mursi terbesar adalah dia selalu shalat
berjamaah di mesjid, hafal al Qur'an, selalu tahajjud dan sabar terhadap segala caci maki.
10. Dosa Mursi adalah mendukung perjuangan
Palestina, Suriah dan Myanmar.
11. Dosa Mursi yang tidak kalah parahnya
mengeluarkan Mesir dari rongrongan kekuasaan
militer dalam 40 hari, di mana Erdogan butuh
bertahun-tahun untuk melakukan itu.
12. Dosa Mursi meningkatkan harga diri negara Mesir di hadapan negara Arab lain bahkan dunia.
Hingga Mesir jadi negara yang diperhitungkan.
13. Dosa Mursi adalah berusaha mengembangkan tenaga nuklir dan tenaga matahari sebagai energi alternatif di Mesir.
14. Dosa Mursi adalah karena ia mampu menarik investor luar negeri dan mempertahankan
kepercayaan asing di Mesir.
15. Dosa Mursi adalah membuka kembali jalan darat antara Mesir dan Sudan sehingga kerja sama
dalam bidang ekonomi kedua negara akan
meningkat.
16. Dosa Mursi adalah mampu membuka
lapangan kerja baru untuk 600 ribu lebih orang pengangguran.
17. Dosa Mursi adalah berusaha mengembalikan harta yang dibawa kabur ke luar negeri oleh Husni Mubarak dan antek-anteknya.
18. Dosa Mursi adalah menegakkan peradilan yang sebenarnya dan berusaha menghabisi
kecurangan.
Dan banyak lagi dosa-dosanya yang tidak bisa
kita sebutkan satu persatu yang membuat lawan politik, terutama Amerika dan Israel jadi meradang.
Karena dosa-dosa itulah maka Mursi
digulingkan oleh sisa-sisa antek Mubarak, liberal, sekuler, komunis, dan Kristen
Koptik serta muslim ambigu. Mereka memandang Mursi
sudah gagal mengantarkan Mesir ke
arah kehancuran.
Itulah logika yang ada dalam kehidupan sekarang.
[Dari seorang mahasiswa Mesir via Ria Syamil Yuliasari]



