Tampilkan postingan dengan label 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 10 Sahabat yang Dijamin Masuk Surga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Mei 2014

Saad bin Abi Waqas [4]

Leave a Comment
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. 
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.(QS. Luqman : 14-15)

Ayat-ayat yang mulia ini mempunyai latar belakang kisah tersendiri dan mengejutkan; menyebabkan satu golongan diantara dua golongan yang bertentangan jatuh terbanting, berhubungan dengan pribadi seorang pemuda lemah lembut. Akhirnya kemenangan berada di pihak yang baik dab beriman.

Tokoh kisah ini adalah seorang pemuda Makkah dari keturunan terhormat, dan dari ibu bapak yang mulia. Nama pemuda itu Saad bin Abi Waqas.



Read More...

Senin, 15 Oktober 2012

Az Zubair bin Al Awwam [3]

Leave a Comment
Dia adalah putra Khuwailid, sahabat dekat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, putra bibinya, Shafiyah binti Abdul Muththalib.
Dia termasuk salah seorang dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga, termasuk salah seorang dari enam orang Ahli Syura, dan orang yang pertama kali mengayunkan pedangnya di jalan Allah. Dia adalah ayah Abdullah RA, yang masuk Islam saat berusia 16 tahun.
Diriwayatkan dari Musa bin Thalhah, ia berkata, “Ali, Zubair, Thalhah, dan Sa’ad dilahirkan pada tahun yang sama, sehingga usia mereka sama.”
Urwah berkata, “Ketika Zubair datang dengan membawa pedangnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, ‘Apa yang terjadi padamu?’ Zubair menjawab, ‘Aku diberi kabar bahwa ada yang menyakitimu’. Nabi menjawab, ‘Apa yang akan kamu lakukan?’ Zubair menjawab, ‘Aku akan membunuh orang yang menyakitimu’. Setelah itu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan Zubair dan pedangnya.”
Read More...

Thalhah Bin Ubaidilah [2]

Leave a Comment
Dia adalah putra Utsman Al Qurasyi At-Taimi Al Makki, ayah Muhammad.
Dia termasuk salah satu dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga.
Menurut aku, dia termasuk orang yang pertama kali masuk Islam, dianiaya karena Allah, lalu hijrah. Para ulama sepakat bahwa dia adalah sahabat yang tidak ikut perang Badar karena ada urusan dagang di negeri Syam, dan dia merasa menyesal lantaran ketidakikutsertaannya tersebut. Selain itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyamakannya dengan anak panah dan pahalanya.
Dalam kitab Al Jami’ karya Abu Isa diriwayatkan dengan sanad hasan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda dalam perang Uhud, “Jadilah seperti Thalhah!”
Ibn Abu Khalid meriwayatkan dari Qais, ia berkata, “Aku melihat tangan Thalhah, yang digunakan untuk menjaga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada waktu perang Uhud, lumpuh.”
Read More...

Abu Ubaidah Ibn Al Jarrah [1]

Leave a Comment
Amir bin Abdullah bin Jarrah Al Quraisyi Al Fihri Al Makki adalah salah seorang dari kelompok As-Sabiqun Al Awwalun (orang-orang pertama masuk Islam) dan orang yang mendukung kekhalifahan Ali radhiyallahu ‘anhu. Hal ini ia tunjukkan pada hari Tsaqifah, disebabkan dedikasinya yang tinggi kepada Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu.
Nasab Abu Ubaidah bin Al Jarrah bertemu dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada garis keturunan Fihri. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memberikan pengakuan bahwa ia salah seorang penghuni surga dan menjulukinya Aminul Ummat (kepercayan umat). Di samping itu, ia memiliki banyak keistimewaan dan tersohor.
Read More...